Home / Death Note / SINOPSIS Death Note 10 part 1

SINOPSIS Death Note 10 part 1

Sinopsis dorama Death Note episode 10 part 1. Orang yang namanya ditulis dalam buku ini akan mati. Jika penyebab kematian tidak ditulis, orang tersebut akan mati karena serangan jantung.

Begitu nama, sebab kematian, dan kondisi kematian ditulis dalam Death Note, kematiannya akan tetap terjadi meskipun Death Note atau sebagian darinya rusak, misalnya terbakar, sebelum waktu kematian yang ditentukan.

Death Note 10102

Yagami Sayu, adik Light, diculik. Dan otak di balik penculikan itu adalah polisi Himura. Untuk menebusnya, Himura meminta pertukaran dengan death note. Det.Yagami tadinya tidak bersedia menukar death note. Tapi sebagai ayah, keinginannya untuk menyelamatkan putrinya yang membuatnya akhirnya setuju untuk menukarnya.

Death Note 10103

Para polisi dan tim bersiap menuju tempat yang diminta oleh Himura. Light satu mobil bersama ayahnya, membawa death note. Sementara itu, Near memandu mereka semua dari kediaman L.

Near menguraikan sekali lagi rencana penyergapan. Pertama det.Yagami dan Light yang datang duluan dan masuk ke tempat pertukaran melalui pintu depan sambil membawa death note. Lalu det.Mogi dan det.Aizawa bertugas menjaga di pintu belakang. Dan terakhir, ada polisi muda Matsuda yang bersiap bersama tim khusus tidak jauh dari pintu depan.

Light sempat berdebat dengan ayahnya. Tadinya Light diminta berjaga di pintu depan saja, tapi ia berkeras ingin ikut masuk. Meski sudah diperingatkan Near kalau Himura dan kelompoknya kemungkinan bersenjata, Light tetap berkeras ikut masuk karena ingin melindungi adiknya, Sayu. Tidak punya pilihan, det.Yagami akhirnya mengijinkan Light untuk ikut masuk.

Tapi, Light punya pemikiran lain, “Karena kejadian ini, ayah akhirnya mengeluarkan death note. Aku harus memanfaatkannya sebaik-baiknya,” ujar Light dalam hati.

Death Note 10104

Semua polisi sudah di posisi mereka. det.Mogi bersama det.Aizawa diatur akan bergerak setelah 10 menit setelah det.Yagami bersama Light masuk. Matsuda juga sudah siap bersama tim khusus.

“Menurutmu kita bisa menyelamatkan Sayu sebelum Mogi-san dan lainnya menyerbu?” Light sempat ragu.

“Bukan tentang bisa atau tidak. Kita akan menyelamatkannya!” tegas det.Yagami.

Death Note 10105

Det.Yagami dan Light masuk ke ruangan nyaris gelap itu. Mereka melihat Sayu diikat di salah satu sisi ruangan, bersama seorang pria yang menodongkan senpi kepadanya. Tapi saat mereka mendekat, ada tembakan dari belakang. Saat keduanya berbalik, mereka menemukan Himura di sisi lain ruangan tengah memegang senjata juga.

“Ayah! Kakak…Maafkan aku. Ini salahku,” Sayu hampir menangis.

“Menjauh dari sandera. Pertama, berikan bukunya!” pinta Himura.

“Tadi termasuk tembakan jitu. Siapa dia sebenarnya?” ujar Light dalam hati. Ia penasaran siapa sebenarnya Himura ini.

Det.Yagami masih berusaha mengulur waktu. Ia ingin tahu motif Himura selama ini, berpura-pura mengejar Kira tapi sekarang justru berbalik memburu death note. Tapi Himura tidak terpengaruh. Ia tetap berkeras meminta agar det.Yagami menunjukkan yang dimintanya, death note. Light yang ada di sebelah det.Yagami menunjukkan death note yang dibawanya. Himura berjanji, jika ia mendapatkan bukunya, maka ia akan melepaskan Sayu.

Death Note 10106

Sementara itu di kediaman L

Near mendadak kesakitan. Watari pun khawatir kalau-kalau Near benar sakit. Saat Near meminta agar Watari mengulurkan tangannya, tanpa curiga sama sekali Watari menurut saja. Tanpa terduga, Near melingkarkan borgol ke tangan Watari dan menyeretnya lalu menautkan borgol itu ke besi di dinding.

“Apa yang kau lakukan, Near?” Watari kaget.

“Sayang sekali, Watari? Akhirnya aku bisa mengambil alih!” suara lembut Near berubah berat. Ya, Near telah dikuasai oleh alter egonya, Mello. “Near mungkin takkan kembali lagi. Sekarang tubuh ini milikku!”

Mello kini memegang kendali. Ia menghubungi Matsuda dan meminta Matsuda bersama pasukan khusus untuk berpindah tempat. Mello mengatakan agar Matsuda segera menyusul karena det.Mogi dan det.Aizawa sudah lebih dulu berangkat.

“Apa yang kau pikirkan?” Watari mulai khawatir.

“Entah … “ seringai Mello makin lebar.

Death Note 10107

Himura setuju jika Light yang akan menyerahkan death note dan det.Yagami yang akan menyelamatkan Sayu. Dia juga sepakat agar pria botak di samping Sayu segera pergi saat det.Yagami sampai di sana.

Dengan aba-aba HImura, det.Yagami dan Light berjalan saling membelakangi. Sampai hitungan 10, det.Yagami sudah sampai di tempat Sayu diikat dan segera melepas ikatannya. Light juga sampai di depan Himura dan menunjukkan death note yang dibawanya.

Death Note 10108

Light tepat berada di depan HImura untuk memberikan death note. Saat itu salah satu pintu terbuka. Det.Yagami dan Light berpikir kalau itu adalah det.Mogi dan det.Aizawa yang berjaga di luar. Ya, mereka benar datang, tapi di bawah todongan senjata.

Seorang berambut putih berjalan maju dengan memanggul senjata, “Aku Mello. Orang yang hidup di dalam Near. Maaf, tapi tim khusus takkan datang. Berikan Death Note tanpa melawan. Aku benci L. Dia terlalu lunak. Itulah kenapa dia dibunuh Kira. Jika itu aku, akan kubunuh semua orang yang kucurigai! Yagami Light. Berikan buku itu pada Himura!” Mello mengancam kalau ada yang menghalangi, maka ia tidak segan menarik pelatuk senjatanya.

Light tidak punya pilihan. Himura langsung mengambil death note dan berlari keluar. Sementara Mello bersama kelompoknya melepaskan tembakan hingga Light maupun para polisi tidak bisa berbuat apapun untuk mengejar. Mereka semua berhasil melarikan diri. Kemana Matsuda?

Death Note 10109

Sementara itu, Matsuda tiba di tempat yang diberitahukan oleh Near tadi. Tapi betapa kagetnya Matsuda karena tempat itu ternyata adalah sebuah pusat keramaian. Lalu, untuk apa mereka datang ke sana? Matsuda sudah ditipu oleh Near a.k Mello!

Setelah tembakan berhenti, det.Mogi dan det.Aizawa segera menuju pintu untuk mengejar. Tapi sayang sekali semua pintu sudah terkunci. Dan mereka tidak bisa mengejar Mello, Himura serta kelompoknya.

Death Note 10110

Light dan para polisi kembali ke kediaman L. Di sana mereka menemukan Watari yang diborgol. Setelah dilepaskan, Watari menceritakan semuanya. Rencana penculikan Sayu didalangi oleh Mello a.k Near. Near memiliki sisi lain berhati dingin, alter egonya yang ambisius bernama Mello. Karenanya, sejak kecil, Watari tidak pernah membiarkan Near pergi keluar.

Light mulai khawatir. Death note sekarang ada bersama Mello. Sementara dia juga tahu wajah serta nama para polisi beserta Light. Artinya, kematian bisa saja menghampiri sewaktu-waktu. “Akan bahaya jika tak segera menangkapnya. Sayu, kemarin mereka membawamu ke mana?” Light lebih bersemangat dari biasanya.

Sayu tampak berpikir. Ia ingat dibawa ke sebuah bangunan tinggi, tapi matanya ditutup jadi ia tidak terlalu yakin. Sayu juga tidak yakin dengan apa yang mereka bicarakan. Tapi ia ingat dengan pria berkaca mata dan botak, namanya Mason.

Light langsung mencari informasi soal orang ini. Nama lengkapnya Mason Fujiyama. Light punya inisiatif untuk segera melacak orang ini. “Aku bisa memafaatkan orang ini,” ujar Light dalam hati.

Tapi det.Yagami tidak yakin. Ia heran dengan sikap Light yang berubah tiba-tiba. Tapi desakan Light akhirnya membuat det.Yagami setuju.

Light kemudian mengajak adiknya untuk pulang. Tadinya det.Yagami menawarkan untuk mengantar mereka semua pulang. Tapi Light menolak dan berkeras kalau cukup ia saja yang mengantar Sayu pulang.

Death Note 10111

Setelah mengantar Sayu pulang, Light menghubungi Misa. “Misa. Kau membawa bukunya?”

“Iya. Menurutmu ada di mana? Sudah di tangan!” ujar Misa ceria. Ia menyimpan sobekan death note di antara belahan dadanya di balik baju.

“Akan kukirimkan foto wajah dan sesuatu untuk ditulis. Tulis sama persis!” perintah Light.

Misa mengambil pulpen dan mulai menulis. Mason Fujiyama menghubungi ruang istirahat Yoyoda Studio, dan memberi tahu orang yang dihubungi nama-nama sekutunya dan tempat persembunyiannya. Setelah itu, dia menuju ke tempat yang tak mudah ditemukan, terkena serangan jantung, lalu mati. “Bersikap baiklah, Mason-chan!” Misa tersenyum puas usai menulis.

Setelah mendapatkan info soal anak buah Mason ini, Light menghubungi jaksa Mikami. Saat itu jaksa Mikami tengaha asyik menulis nama para penjahat di death note miliknya. Ia sedikit kesal oleh bunyi teleponnya.

Tapi saat tahu siapa yang menelepon, wajah jaksa Mikami berubah penasaran. “Ya?”

“Aku punya permintaan,” ujar Light dari seberang.

Death Note 10112

Light ditegur ayahnya karena kembali terlambat. Tapi Light mengelak kalau dirinya lewat jalan memutar. Saat itu, ada panggilan masuk di ponsel det.Yagami dari nomer tidak dikenal. Setelah meminta Watari untuk menyambungkannya ke speaker, telepon itu baru diangkat.

Suara di seberang terdengar tidak alami. Dia mengaku sebagai Kira. Otomatis seisi ruangan kaget, termasuk Light.

“Yagami Soichiro-san, buku yang kau miliki dicuri oleh penjahat, ‘kan? Akan kuberi tahu berapa jumlah dan keberadaan mereka.”

“Kenapa Kira melakukan hal seperti itu?”

“Aku tahu tindakanmu demi keadilan, karena itu aku membiarkanmu memiliki bukunya. Tapi, takkan kubiarkan ada di tangan penjahat. Karena itu… Aku ingin kau mendapatkan kembali bukunya. Ada beberapa hal yang tak bisa kulakukan sendirian. Kali ini mari bekerja sama atas nama keadilan. Pelakunya berjumlah 5 orang. Mereka ada di Gedung Dermaga Yokohama. Semoga kalian berhasil,” ujar suara itu lagi yang ternyata adalah jaksa Mikami. Telepon ditutup.

Rupanya permintaan yang dimaksud Light tadi adalah ini. Jaksa Mikami diminta menghubungi det.Yagami dengan berpura-pura sebagai Kira lalu meminta polisi untuk mengambil kembali death note. Setelah menelepon, jaksa Mikami memasukkan ponsel khusus itu ke dalam sebuah kantong kertas. Senyum sarkasnya terkembang lebar.

Polisi masih ragu dengan telepon itu. Dalam hati Light geram. Ketidakpercayaan polisi bisa saja merusak rencananya.

“Tak ada pilihan lain selain mempercayainya. Orang yang tahu bukunya diambil hanya timnya Mello dan orang-orang di sini. Jika dia tahu berarti bukan iseng,” Light mencoba meyakinkan semuanya. “Pokoknya, jika kita mempercayai apa yang dikatakan Kira, ini bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan Mello dan bukunya.”

Polisi akhirnya setuju dengan Light. Mereka bersiap melakukan penyerbuan ke tempat seperti yang dikatakan oleh Kira tadi.

Death Note 10113

Sesuai rencana Light, anak buah Mello, Mason akhirnya mati bersama rekan-rekannya yang lain. Polisi kemudian menemukan Mello juga ada di sana, tempat yang dikatakan oleh Kira tadi. Mello ditangkap polisi.

“Kami menangkap Near alias Mello. Anggota gengnya, Shu dan Aiden, mati saat kita masuk. Hasil otopsi mati karena serangan jantung,” lapor det.Mogi pada det.Yagami saat mereka kembali.

“Bisa jadi ulah Kira, atau Himura yang mencuri bukunya. Atau … “ det.Yagami tampak ragu. Tapi ia urung mengatakan lanjutannya. “Kita akan mengeluarkan Mello dari penyelidikan!”

Saat itu Mello benar-benar dibawa ke kantor polisi. Ia tampak begitu geram dan marah. Apa yang akan dilakukan Mello selanjutnya?

Death Note 10114

Light bertemu Misa di atap gedung seperti biasa. Misa mengaku sudah melakukan seperti yang dikatakan Light tadi.

“Kau tahu nama aslinya Mello, ‘kan Mikami?” ujar Light kemudian. Jaksa Mikami berdiri tidak jauh di belakangnya.

“Aku sudah membuat persiapan untuk melakukan pemeriksaan,” aku Mikami.

Light menjelaskan pada Misa kalau jaksa Mikami memiliki mata shinigami sehinga ia bisa tahu nama seseorang dengan melihatnya. “Sekarang komplit!” seringai Light makin lebar.

Death Note 10115

Light kembali ke kediaman L. Tapi ia hanya menemukan ayahnya tengah sibuk dengan berkas-berkas. Sementara det.Mogi dan yang lain tengah memburu Himura. Menurut det.Yagami,Mello sudah dibawa ke kejaksaan dan akan segera dilakukan pemeriksaan.

“Mikami. Aku berharap padamu,” ujar Light dalam hati. Senyum sarkasnya sekilas terkembang. “Near atau Mello…Tak bisa dibandingkan dengan L.”

Death Note 10116

Light baru saja duduk saat ponselnya berbunyi. Dan pesan yang ada di dalamnya membuat mata Light membelalak lebar. Ia buru-buru berlari keluar tanpa memberikan penjelasan apapun pada ayahnya yang melihat dengan heran.

Ponsel det.Yagami berbunyi. Telepon dari Matsuda yang mengatakan kalau Mello berhasil melarikan diri. Saat ini det,Mogi dan yang lain tengah menyelidikinya.

“Aku akan segera ke sana!” ujar det.Yagami tegas. Tapi det.Yagami teringat sesuatu. Ia melihat ke arah Watari.

BERSAMBUNG

Sampai jumpa di Sinopsis Death Note episode 10 part 2.

Picture and written by Kelana

FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net

About Kelana

fulltime blogger, parttime tentor, dreamer

2 comments

  1. Whoa tinggal dikit lagi… ga rela tamat… makasih udah buat sinopnya oneechan. Saya tiap hari mampir kesini…

    • iya nih, bentar lagi tamat
      Na juga baper, belum nemu ganti sinopsis lainnya buat dibuat, ups
      terimakasih sudah mampir sering2
      semoga nggak bosen ya, soalnya blog ini apdetnya dua hari sekali, hehehe

Leave a Reply

Scroll To Top