Home / Death Note / SINOPSIS Death Note 04 part 1

SINOPSIS Death Note 04 part 1

Sinopsis Death Note episode 04 part 1. Na kembali dengan kisah pertarungan Light versus L. Buat yang ketinggalan, sila cek juga Death Note episode 03 part 1 dan Death Note episode 03 part 2.

Nama orang yang tertulis di buku ini akan mati. Jika penyebab kematian tidak dispesifikasikan orang tersebut hanya akan mati karena serangan jantung. Orang yang menyentuh buku ini akan dapat merasakan sosok dan suara dari pemilik aslinya meskipun orang tersebut bukan pengguna Death Note.

Death Note 4101

L bersama para polisi mendengarkan rekaman terakhir sebelum hubungan dengan agen FBI Raye Panber terputus. Rekaman itu menunjukkan Kira meminta info sial jumlah anggota FBI yang bertugas di Jepang. Tapi rekaman itu terputus sebelum semuanya jelas.

Death Note 4102

Agen Raya Panber ditemukan meninggal di sebuah gudang yang terbengkalai, karena serangan jantung. Dan pelakunya adalah Kira. Sebelum ditemukan meninggal, ada info jika data agen FBI yang bertugas di Jepang diminta oleh agen Henneth Belle. Setelahnya dikirim pada Raye Panber atau Mark Dwelton. Satu per satu agen yang bertugas melakukan hal yang sama. Mereka melapor ke kantor pusat, mengirimkan datang yang sama dan mereka juga ditemukan meninggal karena serangan jantung. Setelah Mark Dwellton mendapatkan data nya, “Kira” memanipulasi semua penyidik untuk membuat kekacauan.

“Seperti yang “L” duga, “Kira” berada diantara kepolisian ataupun FBI.

Para polisi melihat L bersikap aneh. Ia lebih murung dari biasanya. Mereka berpikir jika L murung lantaran salah satu rekannya meninggal.

Death Note 4103

Light membuka Death Note-nya seperti biasa. Ia pun mengakses situs informasi tentang para pelaku kejahatan. “Aku akan menulis untuk persiapan 1 minggu. Dengan begini, meskipun aku memiliki banyak kegiatan, penghakiman “Kira” terus berlanjut. Kemarin semuanya berjalan dengan lancar, tapi Raye Penber mengetahui identitasku.”

Light masih memikirkan pertemuannya dengan si agen FBI Raye Panber. Dengan mudah Raye berhasil membuktikan jika Light adalah Kira. Tapi situasi tidak terduga terjadi, Raye terkena serangan jantung dan meninggal. Meski belum yakin apa yang terjadi, Light berasa kali ini tidak akan mudah lagi. Ia bertekat untuk lebih waspada dan tidak mau melakukan satupun kesalahan.

Death Note 4104

Pembahasan soal Kira masih berlanjut. Kematian para agen FBI menjadi pukulan telak. Tapi, saat polisi mengusulkan untuk balas dendam, L menolak. Ia mengaku sudah punya rencana lain.

“Aku sudah melakukan persiapan,” aku L. Dia masih asyik menatap layar laptopnya dan tidak mau menceritakan apa rencananya.

Para polisi kembali dibuat heran dengan sikap L. Dengan cepat dia berubah dari murungnya dan bahkan telah menyiapkan rencana baru.

Death Note 4105

Light bersiap ke kampus. Ia menempelkan kertas di pintunya, kemudian mengatur posisi gagang pintunya, “Saat aku keluar rumah, aku akan berjaga-jaga untuk mengetahui jika ada yang masuk kamarku. Selain diriku, mungkin ada orang lain yang memiliki Death Note.

Tapi Light tidak tahu, ada orang lain yang sudah punya rencana, L. Dan saat ini L sudah mulai menjalankan rencanya untuk menjebak Kira.

Death Note 4106

Misa bersama teman-teman satu grupnya melakukan pemotretan. Mereka begitu bersemangat. Bahkan managernya juga berkali kali memuji Misa. Sang fotografer juga memuji kemampuan Misa. Ia bahkan berjanji untuk bekerja sama seterusnya bersama mereka.

Tapi Misa tidak berpikir seperti itu. Dengan mata shinigami-nya, dia bisa melihat, “Terus bekerja dengan nya? Fotografer itu…sisa umurnya tinggal 1 tahun lagi.

Death Note 4107

Light berangkat ke kampus seperti biasa. Tapi ia tidak tahu jika setelahnya, ada sebuah mobil berhenti tepat di depan rumahnya. Bersama sejumlah pria berjas hitam, tampak butler L, Watari.

Watari berbicara melalui alat yang terpasang di telinganya, “Ini saatnya. Tolong siapkan peralatannya.”

Death Note 4108

Di kampus, Light lebih banyak melamun. Ia masih memikirkan soal Kira, “Kira kedua. Kalau dia ada di pihakku. Kenapa dia tidak datang waktu itu. Apa dia tidak ingin aku melihat wajahnya ?”

Saat itu teman-teman Light sudah berdatangan. Mereka menyapa Light yang dibalas Light sekadarnya saja. Light masih larut dalam lamunannya.

Light melihat sebuah majalah yang dibawa kawannya. Ada foto seorang actor di sana, “Jangan-jangan…Dia orang yang ku kenal ? Atau… Orang yang sudah terkenal ?” pikiran Light mulai liar. Tapi cepat-cepat ia menepis pikiran itu. Light memandang lagi sosok di sampul majalah itu, actor Ryuga Hideki.

Death Note 4109

Pemotretan sudah selesai. Misa istirahat di ruangannya sambil membasahi matanya dengan tetes mata.

“Manusia akan cepat lelah kalau terus menggunakan mata Shinigami itu,” komentar Rem yang tiba-tiba muncul di belakang Misa. “Di antaranya ada yang terbiasa.”

Tapi Misa menjawabnya dengan santai, “Lagipula, aku sudah tau indentitas “Kira”, kurasa aku tidak membutuhkan mata ini lagi.”

“Hanya demi menemukan “Kira” mengorbankan setengah sisa umurmu ?” Rem tidak habis mengerti dengan jalan pikiran Misa.

Misa berbalik dan tersenyum, “Itu benar. Demi bertemu dengan “Kira”.”

“Kau tidak boleh bertemu dengannya. Nama dan wajahmu sudah dikenal masyarakat. Kau akan mati,” Rem berusaha mencegah. “ Dengar Misa, setelah menjadi pemilik ‘Death Note’, kau akan menjadi paranoid. Kalau kau sudah mengerti, gunakan ‘Death Note’ itu untuk dirimu sendiri.”

Misa mengerjap beberapa kali, “Paranoid itu apa ?” tanyanya kemudian dengan polos.

Rem kesal pada Misa, “Kau anak yang aneh.” Ia pun pergi menembus dinding. Meski Misa mencoba menghentikannya, Rem tidak peduli.

“Rem, tunggu dulu. Hei, kasi tau aku !”

Death Note 4110

Watari melapor pada L. Ia mengatakan jika persiapan yang dimaksud L sudah selesai dengan lancar.

Dengan laporan dari Watari ini, L akhirnya mau berbagi rencanya dengan para polisi, “Sebelum Mark Dwellton meninggal, aku dengar foto tunangannya pernah dilihat oleh seseorang. Aku tidak menanyakan siapa yang melihat foto itu, tapi itu “Kira”.”

Polisi menangkap ucapan L sebagai langkah menggunakan Raye sebagai umpan. Mereka tidak setuju dengan ide L ini.

Tapi L menanggapinya dengan santai, “Demi menemukan “Kira”…ini tidak bisa dihindari.” L kemudian meminta Watari menunjukkan data orang-orang yang dicurigai pada mereka. “Kalau begitu, aku akan membicarakan rencana ku selanjutnya yang kalian tunggu. ‘Kira’ pasti ada dalam data yang telah diselidiki oleh Mark Dwellton sebelumnya. Targetnya ada 13 rumah tangga, 55 orang. Jumlah ini pasti sudah di selidiki dan diperkecil sebelum menjadi target. Itu hanya 2 keluarga.” L meminta Watari menunjukkan data yang dimaksud L.

Dua buah profil muncul di layar. Tapi kedua profil itu membuat para polisi kaget luar biasa.

Death Note 4111

Light baru saja pulang dari kampus. Di depan kamar, ia berhenti sebentar. Light menemukan kertas yang tadi ia selipkan di pintu, ternyata terlepas dan jatuh. Selain itu, gagang pintunya pun telah berubah posisi. Kecurigaan Light terbukti. Ada orang yang dengan sangaja masuk ke dalam kamarnya.

Death Note 4112

Gambar di layar sudah berubah. Tampak sejumlah ruangan yang berasal dari rumah.

L melanjutkan penjelasannya, “Dalam rumah 2 keluarga itu, aku sudah memasang kamera pengawas dan alat penyadap. Salah satunya ada di rumah keluarga direktur Goda (kepala polisi). Dan satunya lagi, Di dalam rumah Yagami-san.”

Det.Yagami tampak tidak suka, “Apa maumu ?”

L berbalik. Wajahnya berubah serius, “ Menemukan rahasia “Kira”. Pembunuhan terus berlanjut. Karena itu aku ingin melihat, mendengar, dan menemukannya! Identitas “Kira” dan caranya membunuh orang.”

Death Note 4113

Light masuk ke dalam kamarnya. Dia menyalakan laptop. Tapi Light ragu untuk memasukkan password-nya kesana. Light melihat sekeliling, “Apa yang mereka sembunyikan ? Kamera ? Penyadap ? Jangan-jangan, keduanya ?

Merasa tidak aman, Light mengurungkan niatnya mengakses laptopnya. Ia memilih berbaring di kasur. Tapi matanya masih melirik sekitar, mencari tempat dipasangnya alat-alat pengawas di kamarnya itu.

Death Note 4114

Merasa kalau rencana L sudah keterlaluan, para polisi protes. Mereka merasa langkah yang dilakukan L kali ini sudah berlebihan dan melanggar privasi.

Tapi L tetap berkeras dengan caranya, “Kita tidak akan bisa menangkap “Kira” dengan cara yang dulu.”

Si polisi pemarah bahkan sudah akan mengajak rekan-rekannya untuk melepaskan semua kamera pengawas itu.

Tapi det.Yagami menghentikan mereka semua, “Tunggu! L sedang dipojokkan oleh “Kira”. Ayo kita coba!”

Dan ternyata permintaan ini akhirnya disepakati oleh para polisi yang lain. Mereka kembali ke kursi masing-masing dan mengikuti ide L.

“Tolong pasang kamera nya di setiap sudut kamar. Keluarga direktur dan keluargaku, aku ingin melihat kebenarannya,” pinta det.Yagami kemudian.

L yang sudah mendapat dukungan kemudian membagi tugas. Urusan mengawasi kaum wanita diserahkan pada si polisi wanita, Himura. Lalu para polisi yang lain diberi jadwal untuk mengawasi secara bergantian, selama 24 jam.

Death Note 4115

Karena tidak bisa ngobrol dengan Ryuk di kamarnya, Light akhirnya datang ke atas gedung. Ia menceritakan pada Ryuk kalau dirinya tengah diawasi oleh L.

“Bukan hanya kamera, mungkin dia juga memasang penyadap,” ujar Light. Ia sadar saat membuka pintu. Kertas yang disiapkannya sebenarnya adalah palsu. Yang sebenarnya dilakukan oleh Light adalah mengatur pegangan pintunya. Normalnya, posisi pegangan pintu itu adalah horizontal saat pintu tertutup. Tapi, Light membuatnya sedikit ke bawah. Hal ini tidak akan disadari oleh orang yang tidak pernah memasuki kamar sebelumnya. Tapi, saat kembali, ternyata pegangan pintu sudah ada di posisi datar. Artinya ada yang pernah membuka pintu itu. Light melanjutkan, “Kertasnya kembali ke tempat semula, pasti dia bukan dari keluargaku, dia seorang profesional.”

Hari sebelumnya, Light memang sempat menulis dalam Death Note, dan itu adalah persiapan untuk satu minggu. Selanjutnya, Light butuh 5 lembar kertas Death Note unutk 10 hari berikutnya. Belum selesai Light berpikir, Ryuk sudah ribut minta apel yang dibawa Light.

Tapi sebuah ide mampir di kepala Light, “Ryuk, apa yang terjadi kalau kau makan apel itu di kamar ?”

“Apel nya tidak akan terlihat kalau sudah masuk mulutku,” aku Ryuk, jujur.

“Artinya…Saat kau memegang apelnya, akan terlihat melayang di udara ?” pertanyaan ini diiyakan oleh Ryuk. Light mendapatkan kemenangannya, “Selama ada kamera, aku tidak akan memberikanmu apel. Kalau kau ingin memakannya, kau harus mencari posisi seluruh kamera itu. Karena kau tidak akan terlihat di kamera.”

“Aku tidak di pihak Light, ataupun L!” protes Ryuk. Tapi ia tidak punya pilihan lain, “ Dikamar tanpa apel itu menyakitkan, dan lebih menyakitkan lagi kalau aku tidak bisa berbicara denganmu.”

Light tersenyum senang. Ternyata bukan hal sulit membuat shinigami satu ini melakukan keinginannya, “Makasih. Ayo pergi. Kita akan berburu harta karun.” Light bangun dan bersiap beranjak pergi.

Tapi Ryuk menghentikan Light. Ia berpose dengan kedua tangan tergantung di depan dan mulut terbuka. Persis anak anjing. Light yang paham pun mengambil apel di kantongnya dan melemparkan tepat ke mulut Ryuk yang langsung menyambutnya dengan sumringah.

Death Note 4116

Pengawasan terhadap kedua keluarga dimulai. Masing-masing polisi ada di pos pengamatan mereka. Sementara itu, Watari terus berkeliling membagikan makanan pada mereka semua.

“Berapa lama pengawasan ini akan berlangsung ? 2 Minggu saja cukup kan ?” tanya salah seorang polisi. Mereka heran dengan ide L itu dan berpikir, apa mungkin Kira tidak tidur.

Tapi L mengelak cepat, “Tidak, ini hanya kemauanku sendiri. Tolong perhatikan kamera nya dengan seksama.”

Death Note 4117

Aktivitas di keluarga kepala polisi direktur Goda, biasa saja. Keluarga itu makan malam bersama, lalu nonton tv. Begitu juga dengan keluarga Light. Light sendiri asyik di kamarnya, memandangi majalah porno. Tidak lama setelahnya, adik Light, Sayu juga pulang. Setelah memastikan kedua keluarga tengah menonton TV, L melanjutkan rencananya.

“Watari, bersiaplah. Aku akan mencoba memberikan sedikit “pancingan” untuk kedua keluarga!” ujar L.

Yang dimaksud oleh L sebagai ‘pancingan’ adalah berita berjalan yang muncul di atas acara utama di TV. Berita ini hanya muncul pada televisi kedua keluarga yang tengah diawasi.

Kasus “Kira”, ditententang oleh Markas Kepolisian Pusat dan 1500 orang dari Jepang.

Light juga membaca berita itu, tapi ia berusaha tidak bereaksi apapun, “1500 orang menentang tindakan “Kira” ?” ujar Light dalam hati. Ia tidak menyangka jika ada banyak orang yang menentangnya di seluruh Jepang. Tapi Light sadar kalau dirinya tengah diawasi. Light curiga kalau berita itu sebenarnya hanyalah … jebakan.

Pengawasan masih terus berlanjut. Di kediaman keluarga direktur Goda, tidak ada respon sama sekali. Tampak keluarga itu tidak peduli dengan berita yang muncul dan tetap nonton tv sambil minum teh.

Light masih berpikir sambil menonton TV, berusaha menyembunyikan reaksinya. “Atau berita ini untuk melihat reaksi kami ?” ujar Light dalam hati. Ia akhirnya memutuskan untuk bicara, “Bukannya lebih bagus mereka merahasiakan berita itu ? Kalau begini kan “Kira” yang mendapat keuntungan.”

“Benar juga,” Sayu mengiyakan ucapan kakaknya itu. Tapi dia tidak benar-benar peduli.

“Membesar-besarkan berita seperti ini mungkin membuat “Kira” terkejut, tapi kalau begini jadi tidak ada gunanya,” komentar Light selanjutnya.

Death Note 4118

Di kediaman L, semua orang masih terus melakukan pengawasan.

“Anakmu itu, lebih pintar dari yang kuduga,” komentar L, pada det.Yagami.

“Itu yang menjadi alasanmu mencurigainya ?” det.Yagami tampak tidak senang.

“Bukan. Kalau dia memang tidak ada hubungannya dengan “Kira”, aku merasa dia lebih mencurigakan dari keluarga Goda.”

Tapi sebuah telepon dari markas yang melaporkan jika ada perampok yang tewas sejam yang lalu karena serangan jantung, merusak suasana damai.

Asisten Direktur, seorang perampok tewas karena serangan jantung 1 jam yang lalu sebelum berita tadi. Satu jam sebelumnya, artinya semua polisi tengah memperhatikan kamera pengawas.

Tapi L tidak menyerah begitu saja, “Kira bisa menentukan waktu kematian. Mungkin saja dia sudah melakukan sesuatu sebelum kita memperhatikan kamera pengawas.” L masih percaya jika informasi berharganya sebenarnya adalah di dalam rumah, bukan di luar rumah. Jadi ia bersikeras agar pengawasan terus dilanjutkan.

Death Note 4119

Light masih asyik belajar di mejanya, saat Ryuk yang habis berkeliling melaporkan ada 64 kamera yang dipasang di kamar Light.

“Shinigami juga bisa lelah. Apelnya masih belum ? Hei, apelnya !” protes Ryuk.

Tapi Light pura-pura tetap belajar. Ia hanya bicara dalam hati, “Sebenarnya sampai sejauh mana dia ingin menyelidiki ku. Kalau dia mengawasiku seperti ini, artinya dia semakin mencurigaiku. Berhati-hatilah. Kalau aku bertindak ceroboh… Mungkin aku bisa mengatasi masalah ini.” sebuah ide tiba-tiba muncul di kepala Light.

Death Note 4120

Pengawasan masih terus berlanjut. Dan Watari berkeliling membagikan vitamin serta zat besi pada semua. L ada di depan laptopnya dan det.Yagami memantau deretan kamera utama.

Si polisi muda, Matsuda mulai bisik-bisik. Ia heran pada L. Menurut rencana semua, mereka akan mengawasi kedua keluarga (keluarga direktur Goda dan keluarga Yagami). Tapi kenyataannya, sejak tadi mereka semua justru mengamati Light.

Death Note 4121

Kepala polisi Goda memanggil det.Yagami. Ia meminta det.Yagami untuk melapor perkembangan kasus L. Tapi det.Yagami menolak dan mengatakan masih belum bisa mengatakan detailnya.

“Sebenarnya, aku ingin membicarakan sesuatu denganmu.”

Death Note 4122

Light berangkat ke kampus seperti biasa. Tapi, ia masih saja melamun soal kasus Kira, “Berita tentang “Kira” tersebar di TV dan internet, itu pasti ulah “L”. Kalau begitu, saat dia belum mendapatkan informasi tentang kematian kriminal, berarti aku tidak bersalah.”

Ternyata kawan Light juga tengah curhat di sebelahnya. Dia resah memikirkan masa depannya. Light menyarankan agar si teman ini juga ikut tes pegawai negeri seperti dirinya.

Death Note 4123

Det.Yagami memberikan penjelasan soal pembicaraannya dengan kepala polisi direktur Goda. Menurutnya, merkas pusat akan mulai mengurangi penyelidikan kasus KIRA. Ini juga berkaitan dengan ikut campurnya FBI dalam kasus KIRA ini.

“Bukankah itu mempengaruhi masyarakat ?” tanya si polisi muda, Matsuda. “Semenjak “Kira” muncul kasus perampokan dan pembunuhan menjadi berkurang kan ? Maksudku, bukannya aku mendukung “Kira”—“ ralatnya kemudian.

Tapi det.Yagami enggan menanggapinya. Ia kemudian menyuruh anak buahnya ini untuk kembali ke posisi masing-masing dan melanjutkan pengawasan mereka.

Death Note 4124

Light baru saja pulang saat melihat adiknya asyik mewarnai kuku. Saat ditanya apa ayah mereka sudah pulang, adik Light, Sayu mengaku kalau ia mungkin sudah lupa wajah ayah mereka. Light kemudian menawari Sayu snack yang baru dibelinya, snack rasa kaldu. Tapi Sayu menolak karena takut gendut.

Light berjalan menuju kamarnya di lantai dua. Di tangannya tergenggam snack ukuran besar dengan rasa kaldu, “Kau lihat, L? Awasi dengan baik!” tantang Light.

Death Note 4125

L masih saja konsentrasi mengawasi Light, “Setelah anakmu pulang ke rumah, dia lebih banyak belajar dari pada menonton TV ataupun bermain komputer ya.” ujarnya kemudian pada det.Yagami.

“Ujian pegawai negeri sipil sudah dekat kan ?”

Tapi sebuah berita membuat semuanya terkejut. Ada laporan kalau pada Jam 8 malam setelah berita di televisi, seorang perampok bank telah tewas. Dan menyebar ke tahanan lainnya. Sepertinya mereka berdua tewas karena serangan jantung.

Mendapat laporan ini, L langsung memberikan intruksi, “Mogi-san!”

Det.Mogi memeriksa rekaman yang diamatinya sejak tadi, “Direktur dengan istri dan anaknya sedang menonton acara hiburan di TV.”

L meminta laporan dari yang lain. Si polisi wanita, Himura melaporkan jika Sayu saat itu sedang mandi. Sementara itu, Light masih saja terus belajar di mejanya. L heran. Prediksinya kali ini tidak tepat.

Death Note 4126

“Semua kamera di kamar ini ada 64. Ryuk juga sudah memberitahuku posisi setiap kamera itu. Dengan kondisi seperti ini, dilihat bagaimanapun aku tetaplah seperti mahasiswa yang sedang belajar. Aku bisa menghakimi para kriminal dengan Death Note. Bagaimana, L? Kamera yang ada di depanku, samping dan belakangku tidak akan terlihat hal yang mencurigakan. Dengan begini kau hanya bisa melihatku yang sedang belajar, dan sedang menghakimi pada kriminal.”

Dari kamera pengawas, tampak Light yang tengah asyik belajar. Sementara tangan kanannya untuk menulis, tangan kiri Light beberapa kali mengambil snack yang ada di sampingnya. Tapi, tidak ada yang tahu jika Light ternyata menyimpan ponselnya dalam wadah snack itu. Ia tetap dapat menyimak berita sambil menulis nama-nama penjahat dalam lembaran kertas Death Note yang juga disembunyikan di dalam kantong snack itu.

“Artinya, Tujuanku sebenarnya adalah dirimu, L. Kira akan menciptakan dunia yang damai tanpa kriminal. Aku tidak akan tertangkap!”

“Dilihat berkali-kali pun mereka tetap tidak bersalah,” det.Mogi mulai kesal.

Death Note 4127

“Pengawasan masih akan berlajut 9 hari lagi,” ujar L dengan santainya.

“Sepertinya kau merencanakan sesuatu. Saat kita belum mengawasi mereka, pembunuhannya kan masih berlanjut ?” protes det.Mogi lagi. Ia mulai kesal dengan sikap L. “Cara yang dilakukan “Kira” hingga saat ini memang salah, tapi cara yang kau lakukan juga salah!”

Det.Yagami akhirnya turun tangan untuk menengahi, “Malam ini kalian istirahat di rumah masing-masing. Begitu lebih baik kan ?” perintahkan pada para stafnya ini.

Para polisi ini sepakat dengan ide det.Yagami. Mereka bangun dan berjalan keluar dari kediaman L. Bahkan mereka punya ide untuk mampir ke tempat minum.

Setelah rekan-rekannya pergi, det.Yagami mendekati L, “Mengapa kau terobsesi dengan Light ?”

BERSAMBUNG

Sampai jumpa di Death Note episode 04 part 2

Picture and written by Kelana

FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net

About Kelana

fulltime blogger, parttime tentor, dreamer

Leave a Reply

Scroll To Top