Home / Death Note / SINOPSIS Death Note 05 part 2

SINOPSIS Death Note 05 part 2

Sinopsis Death Note episode 05 part 2. Buat yang ketinggalan, cek juga bagian sebelumnya di SINOPSIS – Death Note episode 05 part 1

L masih saja terus mencurigai Light. Sementara Light sendiri sudah nyaris kehabisan kertas Death Note, jadi ia harus mencari cara agar kamarnya tidak lagi diawasi oleh L. Misa, si idol cantik bergabung dengan perseteruan antara Light dan L. Kehadiran Misa rupanya memberikan Light ide, untuk bisa mendekati L. Bagaimana selanjutnya?

Death Note 5201

Atas undangan L, Light akhirnya datang ke kediaman L. Setelah melewati lorong, tangga turun dan sejumlah gerbang pemeriksaan, Light akhirnya sampai ke ruangan L. Light menemukan ayahnya bersama para polisi ada di sana.

“Light, maaf tentang hal ini,” ujar det.Yagami menyambut anaknya.

Light tersenyum, ia mengerti, “Aku tahu, Ryuga mencurigaiku.”

Light juga disambut oleh det.Mogi yang memang sudah dikenalnya sejak lama. Tapi suasana sempat canggung saat det.Mogi mengatakan lama tak melihat Light, padahal selama ini mereka selalu mengawasi Light lewat cctv yang dipasang di rumah Light. Selain det.Mogi, Light juga mengenali si polisi muda, Matsuda. Dua orang polisi lain hendak memperkenalkan diri. Tapi ucapan mereka dipotong oleh L. L memperkenalkan mereka sebagai Aihara Shuji (si detektif pria) dan Makimura Taeko, satu-satunya wanita di tim itu.

Death Note 5202

Light membatin, ia menebak jika nama kedua polisi yang diperkenalkan oleh L barusan adalah nama palsu. Tapi Light tidak mau ambil pusing. “Yang penting, apa cuma ini anggotanya?” Light membatin.

“Orang-orang di sini cuma sebagian saja,” ujar L, seperti tahu apa yang dipikirkan Light.

L mengatakan jika ia ingin Light membaca surat ancaman yang dikirimkan oleh Kira, dan akan minta pendapatnya.

Light menerima salinan surat itu dan mulai membaca. Ia membolak-balik sebentar, melirik ke arah L dan yang lain. Light membatin, “Apa dia mengujiku?” Saat ditanya oleh L tentang pendapatnya, Light mengatakan tidak yakin. “Menurutku, orang yang berkemampuan seperti Kira ada lebih dari satu.”

“Kenapa begitu?” tanya L.

“Cuma perasaanku saja…”

“Tak apa, katakan saja Light!” pinta det.Yagami.

Light melanjutkan kalimatnya, “Sejak Ryuga menuduhku sebagai Kira, aku mulai melakukan penyelidikan tentang Kira. Itu memberiku kesan kalau Kira bukan tipe orang yang mengirim surat ancaman. Mungkin ini orang yang berbeda.”

Polisi akhirnya juga mengatakan kalau mereka punya analisis yang sama, seperti yang disampaikan Light. Ada Kira kedua. Menurut teori L, jika Light adalah Kira, dia akan menyembunyikan keberadaan Kira kedua. Analisis ini membuat kecurigaan mereka semua pada Light semakin berkurang. Tapi L masih tetap bertahan, ia belum bisa menghilangkan kecurigaannya pada L secara penuh.

Death Note 5203

L tersenyum ke arah Light, “Lalu, maukah kau membantuku untuk satu hal lagi? Sebenarnya, aku berpikir untuk menarik keluar Kira kedua. Kau mungkin sudah tahu dari isi surat itu, Kira kedua memuja Kira. Aku ingin memanfaatkan itu dan mengaku sebagai Kira untuk mengirim pesan pada Kira kedua. Aku senang jika ada saran untukku.”

Light bangun dari kursinya dan berjalan ke arah L, “Itu berarti, aku seperti Kira yang asli?”

“Tidak, aku menghargai bakatmu. Bakat itu berkembang saat kau bertemu denganku. Mungkin sebelumnya tak ada pemicunya, tapi ada semangat yang tersimpan di dalam dirimu. Kupikir itu bisa digunakan dengan baik,” ujar L.

Di balik wajah senyumnya, Light sebenarnya kesal luar biasa. Tapi ia hanya bisa membatin, “Dia … Sejak awal mengundangku agar aku melakukan ini?”

L bangun dari kursinya. Ia, sekali lagi, meminta Light untuk membantu penyelidikannya. L mengulurkan tangannya. Light memandang tajam ke arah L, tapi ia kemudian menyambut uluran tangan L, setuju untuk membantu penyelidikan L terhadap Kira.

Death Note 5204

Det.Yagami menemui atasannya. Dia mendiskusikan rencana yang akan dilakukan oleh L. Tapi, berbeda dari biasanya, sang atasan tidak melarang det.Yagami bersama timnya untuk melakukan rencana itu. Sang atasan meminta det.Yagami untuk melakukan apapun demi menangkap Kira. Karena setelah ini, ada kemungkinan dirinya juga yang akan jadi sasaran Kira berikutnya.

Death Note 5205

L menantang Light dengan pertanyaan, perlukah dia melakukan konferensi pers atau tidak, sementara Kira asli ingin membunuh L.

Tapi Light paham pemikiran L. Ia yakin benar, kalau L tidak akan pernah mau muncul di TV. Light berpikir jika kali ini ia harus bersikap peduli. “Kau harus memintanya membatalkan konferensi pers. Kami ingin menjauhkanmu dari bahaya.”

L kembali memamerkan senyumnya, “Maaf telah meragukanmu selama ini. Kira takkan mengatakan hal semacam itu.”

Saat ditanya soal kecurigaannya terhadap Light, L menganggap kalau 99% Light tidak bersalah. Tapi L berkeras baru akan menghilangkan 1% sisanya saat Kira telah tertangkap nantinya.

Death Note 5206

“Selain itu, kau pacaran dengan Misa-Misa, ‘kan?” kali ini L yang mengalihkan pembicaraan.

Pertanyaan ini membuat para polisi yang lain juga penasaran. Light membenarkan jika dirinya memang punya hubungan dengan Misa.

“Akan lebih mencurigakan jika kusangkal terlalu banyak. Begini lebih baik,” ujar Light dalam hati. Ia mengaku bertemu Misa di konser, karena selama ini dia selalu pergi ke konser Misa bersama temannya.

“Sepertinya menyenangkan. Aku iri,” komentar L.

“Setelah menangkap Kira kedua, kau bisa keluar lagi.”

Death Note 5207

Keesokan harinya, berita di tv menampilkan surat dari orang yang mengaku sebagai Kira asli.

Aku Kira. Pembunuhan petugas polisi yang tak bersalah itu bukanlah kehendakku. Jika orang yang melakukannya ingin bekerja sama denganku, kau harus berhenti bersikap egois dan berusaha memahami keinginanku. Jika bersedia, aku akan menemuimu dengan cara yang polisi takkan tahu.

Di kantornya, jaksa Mikami menyaksikan berita itu. Ia tampak tidak senang.

Misa juga menyimak berita itu di rumahnya. Ia bingung dengan pernyataan yang dikatakan Kira tadi. Tapi, ponsel Misa berbunyi, dari Light. Light meminta Misa untuk menemuinya di sebuah tempat.

Death Note 5208

Misa menemui Light di atap gedung. Light memberikan Misa sebuah tulisan. Light meminta Misa mengirimkan lagi tulisan itu ke tv. Meski tidak benar mengerti, Misa setuju saja dengan apa yang dikatakan Light. Light memberikan pesan agar Misa sama sekali tidak meninggalkan sidik jarinya dan jangan sampai terekam kamera keamanan.

Misa heran, karena Light tadi meneleponnya dari telepon umum. Light mengaku jika mungkin saja ponselnya sudah disadap oleh L, makannya ia berhati-hati. Misa kemudian memberikan ponselnya pada Light, untuk berjaga-jaga. Misa sendiri punya tiga ponsel yang ia gunakan untuk berbagai hal.

Light memperingatkan Misa lagi, kalau apa yang dilakukan ini bukanlah permainan. Ini masalah hidup dan mati. Mungkin saja suatu hari, mereka bisa ditangkap atau bahkan mati. Tapi Misa sama sekali tidak mundur. Light berpesan, kalau salah satu dari mereka tertangkap, agar tidak menceritakan tentang Death Note atau satu sama lain, meski itu membuat mereka terbunuh. Light mengancam, jika Misa memberitahukan namanya, maka ia akan membunuh Misa dengan Death Note-nya.

“Romantis sekali!” puji Misa sumringah. Tapi wajahnya berubah serius, “Jika aku ditangkap, kau bisa membunuhku! Aku tak keberatan, izinkan aku berbagi mimpimu.” Misa lalu memeluk Light.

“Akan kubagi denganmu, impiannya Kira,” balas Light.

Death Note 5209

Malam sudah larut, tapi jaksa Mikami masih ada di kantornya. Ia memeriksa daftar nama pelaku kejahatan yang telah beredar di tv dan internet. Semuanya cocok dengan korban yang dilaporkan meninggal oleh Kira. Ia juga membuka sejumlah website. Banyak diantara mereka yang mendukung apa yang selama ini telah dilakukan oleh Kira. Tapi ia tertegun pada komentar yang mengatakan mungkin saja ada dua Kira.

Jaksa Mikami mulai mengetik di atas keyboard, “Aku mendukung Kira dan Kira satunya!”

Death Note 5210

Watari masuk ke ruangan L dengan langkah gontai, “L, kabar tak menyenangkan. Near meninggalkan rumahnya!” ujar Watari melapor.

Mendengar kabar itu, L berbalik. Ia menatap tajam ke arah Watari, tampak tidak suka dengan berita yang dibawa Watari itu.

Death Note 5211

Berita di tv kembali menayangkan soal balasan dari Kira Kedua. Kira kedua setuju dengan permintaan Kira pertama, berhenti bertindak curang dan akan membatalkan permintaan konferensi pers L. Tapi, tidak semua masyarakat mengerti siapa Kira dan masalah tentang Kira.

Tapi, seseorang dengan rambut putih tampak duduk di sudut taman, menyimak berita itu, “Orang-orang berpikir ini adalah obrolan antara Kira dan Kira kedua, tapi Kira dan L memainkan permainan kucing dan tikus. Meski saat ini L agak kurang beruntung. Aku ingin melihatnya.” Ujar si rambut putih, Near pada bonekanya yang berwajah seram, Mello.

Death Note 5212

Light kembali datang ke kediaman L. Mereka membahas surat balasan Kira kedua, yang ternyata setuju dengan surat Kira yang sebenarnya dibuat oleh L sebagai pemancing. Artinya rencana mereka untuk memancing Kira kedua ini gagal.

Tapi menurut Light, hal ini bukan hal buruk. Akan sangat buruk kalau mereka tidak bisa menghindari konferensi pers, L bisa dalam bahaya. Menurut det.Yagami, surat asli yang dikirim oleh Kira kedua dikirim pada forensic untuk dianalisis.

Light mendekati L yang tampak frustasi di kursinya, “Jangan khawatir, kau pasti menangkap mereka. Untuk saat ini lebih baik berhati-hati. Jika berkesempatan keluar, datanglah ke kampusku. Kita main tenis.”

“Konser Ichigo Berry sepertinya menarik,” komentar L. (ah, seandainya ini bukan cara pura-pura L, maka si L ini jadi lebih manusiawi)

“Kau tertarik?” Light kemudian mengeluarkan satu tiket konser Ichigo Berry (grup Misa) dan memberikannya pada L. “Kau bisa datang.”

L melihat tiket itu, “Besok?”

“Masih tak bisa? Jika tak mau, buang saja,” ujar Light. Tapi apa yang dipikirkannya berbeda dengan ucapannya, “ Konser atau kampus sama saja. Setelah keluar, akan kubuat kau menemui Misa.” Light kemudian pamit pulang pada semuanya.

Death Note 5213

Setelah Light pergi, telepon milik det.Yagami berbunyi. Dari polisi yang sempat ditanyainya tentang penyebab kematian penguntit Misa yang bernama Yukida. Menurut informasi, saksi melihat Yukida lebih dulu kesakitan memegangi dadanya sebelum berlari ke tengah jalan lalu tertabrak mobil.

L tertarik dengan telepon itu. Det.Yagami mengatakan jika ada kemungkinan besar Yukida ini terkena serangan jantung. Sama seperti kasus-kasus yang disebabkan oleh Kira biasanya.

“Jadi memang ada hubungannya,” komentar L. Ia masih saja asyik memperhatikan tiket konser Misa yang diberikan oleh Light tadi. “Watari, persiapkan baju ganti!” perintahnya pada si buttler. “Semuanya akan bergantung pada bukti.”

Death Note 5214

Light tengah berdiri di depan gedung tempat konser Misa, saat L tiba-tiba datang mendekatinya. Light heran, karena L dengan santainya keluar seperti itu, padahal nyawanya terancam.

“Tak apa kecuali kau Kira. Lagi pula hanya kau yang tahu aku L. Aku masih mencurigaimu 1%,” L memperingatkan. “Kuberitahu ayahmu dan lainnya, jika aku mati beberapa hari ke depan, itu berarti Yagami Light adalah Kira. Mari pergi!” ajak L.

Light tersenyum menanggapi ucapan L, “Duluan saja. Aku menunggu teman kampusku.”

Death Note 5215

Setelah L pergi, Light menghubungi Misa, “L sudah datang.”

Misa yang ada di ruang ganti segera mengangkat telepon itu, “Pria di dekatmu yang berpakaian putih, ‘kan?” ia mencoba memastikan. “Setelah kulihat namanya, aku akan mengirimimu pesan.” Ujar Misa. Dia pun mematikan hubungan telepon saat teman-temannya memperingatkan jika konser mereka akan segera dimulai.

Death Note 5216

“L, di sinilah aku akan menguburmu!” gumam Light yakin. Ia pun masuk ke dalam ruangan konser Misa. Tapi, Light dibuat heran karena ternyata ada banyak orang yang juga mengenakan pakaian putih, sama seperti L.

Light mencoba mencari L diantara keramaian itu. Light mendekati satu per satu orang-orang dengan pakaian putih itu, tapi ternyata ia tidak juga menemukan L. Light mulai panik.

Death Note 5217

Saat nyaris menyerah, L tiba-tiba muncul dan sudah ada di sebelah Light.

“Ada apa? Kau kelihatan kesal,” komentar L.

Belum sempat Light bertanya, L menjelaskan jika orang-orang dalam konser itu yang berpakaian putih adalah caranya untuk mengantisipasi hal-hal yang mungkin terjadi. Kedua manusia jenius ini punya pikiran masing-masing.

“Aku ke sini bukan untuk beristirahat. Sebenarnya, aku ingin menanyakan tentang pendapatmu pada surat kemarin,” lanjut L. “Setelah membaca surat itu,apa kau tak menyadari sesuatu? Rasanya bagiku, Kira dan Kira kedua memiliki hubungan.”

“Mungkin saja…”

“Pikirkan ini. Dia bilang untuk mendapatkan persetujuan Kira, dia akan menghukum penjahat yang belum dihukum Kira. Kenapa Kira kedua tak melakukannya sebelumnya?” pancing L.

“Entahlah. Mungkin dia tak memikirkan itu,” komentar Light asal.

Tapi L berpikiran lain, “Bisa saja karena Kira menyuruhnya untuk menulis itu? Tulis dan kirim ke polisi. Dan Kira menyuruhnya untuk menyembunyikan hubungan di antara mereka.”

Death Note 5218

“Itu berarti Kira bodoh.”

Senyum L makin lebar, “Mungkin dia tak memikirkan sejauh itu. Atau mungkin dia ingin aku tahu kalau ada hubungannya untuk menggertakku.”

Light tidak mau lagi menanggapi ucapan Light. Ia hanya bergumam dalam hati, “Tak peduli ucapanmu, hidupmu tinggal beberapa menit lagi.”

“Kenapa kau ke sini untuk memberitahu itu padaku?” tantang Light.

“Karena ini akan mengurangi kecurigaanku kalau kau Kira. Jika kau Kira dan berhubungan dengan Kira kedua, kau akan terus mendorongku untuk muncul di TV. Lalu membalas pesan itu dengan mengatakan “Aku tak percaya kau adalah Kira asli”. Bukan begitu?”

Light tersenyum, “Jika aku Kira, aku takkan melakukan itu. Aku mengenalmu dengan baik. Kau takkan muncul di TV, tak peduli berapa banyak mereka mengancammu. Kau akan memikirkan jalan keluarnya. Karena itu, aku akan bilang kau tak perlu mengadakan konferensi pers dan mencoba mengajakmu keluar. Tapi, jika aku Kira, aku takkan bilang begitu, ‘kan?”

“Benar. Kau memang bukan Kira. Tidak, kuharap kau tidak Kira. Karena kau teman pertamaku.”

Aku tak punya dendam padamu, tapi, kau menghalangi impiannya Kira,” ujar Light dalam hati. “Hampir waktunya. Misa akan keluar dan melihatmu dengan mata shinigaminya. Pertarunganku denganmu akan berakhir di sini. Aku menang, L.”

Death Note 5219

Konser dimulai. Personil Ichigo Berry akhirnya muncul … tapi tanpa Misa. Mereka mengatakan jika hari itu Misa tidak bisa hadir.

“Tidak hadir?” Light dibuat kaget dengan absennya Misa pada konser kali ini.

“Dan satu hal lagi yang ingin kukatakan,” bisik L. “Kami menemukan sidik jari di surat Kira kedua dan nampaknya milik tangan yang feminin. Dan di surat kedua, ada jejak serbuk bunga matahari. Sayang sekali bukti itu cocok dengan Amane Misa.”

Light mulai kehilangan kendali, “Kenapa kau menyelidiki Misa?!”

“Penguntit yang mengancam Amane, mati karena serangan jantung. Dan itu menciptakan hubungan antara Amane dengan Kira.” Ujar L dengan santainya. “Amane Misa barusan ditahan atas tuduhan sebagai Kira kedua. Aku pergi dulu karena ada penyelidikan. Jika Amane mengungkap identitas Kira, itu akan menghilangkan kecurigaan 1%-ku terhadapmu. Atau mungkin malah menjadi 100%. Itu jika kau Kira. Hanya hipotesis. Ada apa, Light-kun? Wajahmu pucat. Akan kuhubungi dirimu jika sudah kuketahui identitas Kira.” Pamit L.

Death Note 5220

Light terduduk di tempatnya. Ia tidak menyangka jika rencananya kali ini kacau. Misa yang seharusnya jadi senjata andalannya justru tertangkap.

Sementara itu, Misa sudah ditangkap dan diikat di suatu tempat. Pakaian Misa dilucuti. Tangan dan kakinya diikat, kemudian matanya juga ditutup.

Bagaimana Light akan menyelesaikan masalah Misa ini?

BERSAMBUNG

Sampai jumpa di SINOPSIS – Death Note episode 06 part 1

Picture and written by Kelana

FP: elangkelanadotnet twitter : @elangkelana_net

About Kelana

fulltime blogger, parttime tentor, dreamer

2 comments

  1. Makasih Ka….atas sinopsis nya….

Leave a Reply

Scroll To Top