Home / Death Note / SINOPSIS Death Note 02 part 2

SINOPSIS Death Note 02 part 2

Sinopsis Death Note episode 02 part 2. Huaaaa …agak lama ya. Gomene ya, Guys. Tangan Kelana kan Cuma dua, hehehe. Buat yang ketinggalan bagian sebelumnya, bisa cek juga di Death Note episode 02 part 1.

Kepolisian akhirnya memutuskan Yagami Soichiro-san, ayah Light yang menangani sepenuhnya penyelidikan tentang KIRA. Dan ini artinya dia yang akan secara langsung berhubungan dengan L. Yagami-san bahkan menolak saat rekan-rekan dekatnya menawarkan diri untuk bergabung.

Death Note 2201

Di kediaman L

Yagami-san menjelaskan semua pada L, termasuk soal tugas barunya sebagai kepala penanggulangan KIRA. Yagami-san mengatakan kalau sekarang ia sendiri. Tapi L tidak percaya. Apalagi CCTVnya menunjukkan kalau sejumlah rekan Yagami-san juga turut datang. Watari pun mempersilahkan mereka semua untuk masuk.

Semua orang duduk menghadap Yagami-san masih dalam diam. Matsuda berusaha menjelaskan semua, tapi dilarang oleh Yagami-san. Yagami-san sudah paham dengan karakter anak buahnya ini. Matsuda pun memperkenalkan dirinya pada L. Tapi tanggapan L di luar dugaan. L justru menodongkan pistol jadi padanya. Yagami-san langsung menengahi dan mengatakan jika dalam kasus ini, tidak boleh memperlihatkan wajah dan nama kalau tidak penting.

L rupanya mengenai profil seluruh staf yang ada di sana. Veteran, Mogi Kanzo-san (yang paling tua), lalu ada si wanita berambut panjang, Ahli internet, Himura Shoko-san. Kemudian ada pria lebih muda yang mudah emosi, Aizawa Shuichi-san. Dan terakhir adalah si junior dalam grup yang kadang terlalu polos dan bodoh, Matsuda Tota-san.

“Sudah kuduga kalian akan datang, tapi, kalian tim yang tak bisa diandalkan,” komentar L. “Menunjukkan wajahmu pada tim akan meningkatkan resiko.”

“Apa maksudmu dengan meningkatkan bahaya?” tanya Mogi-san.

Yagami-san lalu menjelaskan jika selama penyelidikan KIRA, mereka juga menyelidiki orang-orang yang ada hubungannya dengan kasus ini, termasuk keluarga para polisi.

Tapi pembicaraan mereka berhenti saat si pria asing menghubungi L. Ia mengatakan kalau dirinya kehilangan Yagami Light, lantaran Light pergi lewat pintu belakang.

Death Note 2202

Kemana Light?

Malam itu Misa-misa baru saja menyelesaikan kegiatannya di dalam gedung. Di luar, para fans rupanya juga sudah menunggu. Light memanfaatkan kesempatan itu untuk memberikan sebuah surat pada Misa. Tapi penjaga kemananan sigap menangkap Light dan mengatakan jika itu bisa diberikan di kantor saja esok harinya. Misa yang tidak mengerti hanya bisa menatap bingung. Ia pun langsung masuk ke dalam mobil atas perintah managernya.

Light yang pergi lebih dulu dari tempat kerja sambilannya demi menemui Misa, rupanya gagal memberitahu Misa soal dirinya yang besok ada dalam bahaya.

Death Note 2203

Light merutuki kegagalannya sendiri di sisi sungai. Sampai seorang pria datang mendekatinya, si penjaga keamanan.

“Apa maksudmu dengan hidupnya dalam bahaya?” tanya pria itu pada Light. Melihat tanda tanya di wajah Light, pria itu pun melanjutkan ucapannya, “Aku salah satu pengawal Amane Misa. Aku tidak berusaha menginterogasimu. Sebagai penggemar Misa-Misa, aku khawatir.”

Tidak punya pilihan, Light pun mulai bercerita. Ia mengatakan soal ramalan kalau besok hidup Amane Misa ada dalam bahaya. Saat ditanya darimana Light tahu, ia tidak mengatakan apapun. Si penjaga keamanan lalu ingat, jika beberapa hari belakangan memang ada seorang pria mencurigakan yang selalu membawa kamera di sekitar Misa.

“Besok kita akan melakukan pengamanan ketat. Acara jumpa Ichigo Berry besok pukul 7 malam,” lanjut si pria itu.

“Itu dia! Itu waktu di mana dia sedang dalam bahaya! Apa aku boleh ikut?”mohon Light

Si penjaga keamanan itu akhirnya setuju mengajak Light. Ia memperkenalkan dirinya sebagai Yukida Tsutomu dan mengajak Light untuk tukar kontak.

Death Note 2204

Light pulang ke rumah dan melihat sepasang sepatu ada di depan pintu, itu artinya ayahnya ada di rumah. Adiknya menyambut Light dan meminta Light masak untuk mereka semua. Tapi Light menolak dan menyuruh adiknya, Sayu untuk masak sendiri.

Yagami-san menanyakan soal kegiatan Light hari ini. Kali ini Sayu yang menjawab, kalau Light pasti seperti biasa kerja sampingan di tempat makan. Light sadar jika kepergiaannya tadi rupanya diselidiki dan sudah diketahui. Light mengatakan kalau ia minta izin pulang lebih awal karena temannya menelepon dan mengajaknya membahas ujian pelayanan public. Light pun mengajak ayahnya minum untuk mencairkan suasana.

Light mengalihkan pembicaraan, “Oh iya, belakangan Ayah membicarakan Kira. Apa Ayah ada hubungan dengannya? Soalnya Kira itu bahaya, ‘kan? Kami khawatir.”

“Kalian tak perlu khawatir. Bagaimana dengan ujianmu?” Yagami-san juga sepertinya tidak ingin membahas tentang KIRA di depan anak-anaknya ini. Merasa tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, Light pun pamit ke kamarnya.

Death Note 2205

“Dia bertingkah aneh,” komentar Sayu saat Light pergi.

“Aneh kenapa?” Yagami-san tidak mengerti.

“Soalnya, dia tak pernah mengkhawatirkan Ayah. Mengerikan. Sikapnya dingin pada Ayah sejak kejadian yang menimpa ibu,” curhat Sayu.

Tapi Yagami-san tidak menanggapi itu. Ia justru berkomentar soal bau gosong. Rupanya masakan yang sedang dibuat oleh Sayu sudah terlanjur gosong.

Death Note 2206

Light masuk ke kamar dan menemui Ryuk tengah asyik berjoged di depan tv sambil melihat video Misa. Light mengambil remote dan mematikannya.

“Sepertinya dia tahu aku kabur,” curhat Light.

“Itu karena kau ingin bertemu Misa-Misa,” komentar Ryuk

Light menyalahkan Ryuk, “Kau sengaja memberitahuku, ‘kan?”

Dan Ryuk semakin merasa tertarik, “Manusia itu hewan yang menarik! Apakah ini yang namanya “simpati”? Sesuatu yang tak dipahami sama shinigami.”

“Aku tak berharap kau mengerti,” Light kesal.

“Hei, aku sangat berterima kasih. Seseorang yang berperikemanusiaan mengambil Death Note,” ujar Ryuk pula.

Light mulai kembali berpikir. Ia sadar jika ayahnya tahu tadi ia pergi lebih cepat dari tempat kerja sambilannya, artinya L juga tahu. Light semakin waspada. Ia bertekad harus segera melenyapkan L. Lalu soal Misa … Light juga bertekad akan melindungi Misa.

Death Note 2207

Malam itu, L ngobrol dengan Near, si rambut putih.

Near tengah memandangi laptopnya sendiri. Ada nama korban Nakaokaji Matsushiro yang meninggal karena serangan jantung. “Jiwanya seperti diambil shinigami,” komentar Near (dalam movie dia disebut dengan N)

“Shinigami?” L terkekeh merendahkan. “Jika ada, aku ingin bertemu.”

“Jika bertemu, kau akan mati!” ujar mellow, boneka yang selalu dibawa Near.

Hubungan telepon pun terputus. (sepertinya si Near ini punya lebih dari satu kepribadian deh. Ada dirinya sendiri, Near dan kadang ia juga mengisi suara boneka seramnya, mellow. Dan entah kenapa, Near ini seolah merasa dirinya lebih segalanya dibanding L. Jadi, apa hubungan L dengan Near? Sepertinya hubungan mereka disini berbeda dengan hubungan yang diceritakan di versi movie-nya deh)

Death Note 2208

Light membaca koran pagi itu. Ada berita soal kematian seorang perampok toko yang meninggal setelah minta maaf pada para karyawan lalu menusuk perutnya sendiri.

“Persis dengan yang kutulis dalam Death Note ini,” gumam Light.

Light pun membaca berita berikutnya. Ada seorang pria perampok bank yang menembak sandera dengan senpi lalu melarikan diri. Light memandang lekat wajah orang itu. Tersangka bernama Osoreda Kiichiro. Light punya ide.

Death Note 2209

Sore itu, pulang dari kampus, Light menunggu bis di halte. Ia melihat jam di tangannnya dan ingat jika waktu Amane Misa tinggal sedikit. Light pun naik ke dalam bis lalu mengambil buku dan membukanya.

Light melirik ke kursi belakangnya. Pria yang selama ini mengikutinya ternyata ikut naik bis juga, “Suruhan L.” Light lalu melihat ke arah pria lain yang baru masuk. Si tersangka perampok, Osoreda Kiichiro. Light melihat sekeliling, ada tujuh orang di bus selain sang narapidana, Osodera. Semuanya lengkap.

Death Note 2210

Sopir bis memperingatkan si pria bertopi untuk duduk karena bis sedang berjalan. Tapi pria bertopi itu justru mengambil senpi dan mengacungkannya pada sopir dan seluruh penumpang. Ia minta seluruh penumpang mundur ke belakang. Setelahnya ia meminta sopir memanggil perusahaan bis dan minta disipakan seorang wanita untuk sandera dan mobil di halte berikutnya.

Light bersama yang lain mundur ke belakang. Ia berbisik pada penumpang di sebelahnya, kalau ia pernah melihat pria itu, si perampok. Light sepakat dengan penumpang sebelahnya untuk membekuk pria itu. Tapi pria asing yang duduk di belakang Light melarang Light cepat.

Light pura-pura terkejut dengan tingkah pria asing itu, “Jangan-jangan…Kau temannya?”

Tapi si pria asing mengelak cepat. Light pun meminta si pria asing menunjukkan buktinya. Si pria asing akhirnya menunjukkan sebuah kartu nama. Ada nama asing disana dan pekerjaan sebagai pengusaha. Jelas Light tidak percaya. Rencananya belum berjalan dengan lancar.

Death Note 2211

Di kediaman L.

L tengah asyik tertelentang di lantai dan bawah tendanya. Seperti biasa, pelayannya Watari mendekat. Watari mengatakan jika ia sudah memberikan padanya? apa yang diminta oleh L. L hanya menanggapinya biasa saja. (siapa dia yang dimaksud Watari ini ya?)

Death Note 2212

Melihat ada yang bisik-bisik, si penjahat tidak terima. Ia mengambil paksa tas milik Light. Tahu jika Light adalah pelajar, ia lalu meminta Light untuk mengumpulkan semua barang milik penumpang. Light tidak punya pilihan selain menuruti si penjahat ini.

“Maaf, maukah kau bekerjasama?” pinta Light sekali lagi pada si pria asing.

Si pria asing tidak punya pilihan. Ia pun menyerahkan tas yang dibawanya. Tapi guncangan bis membuat tas itu terjatuh di lantai. Light melihat sebuah foto disana. Foto si pria asing dengan seorang wanita. Di belakangnya tertulis With love, Cathy Campbell in Tahiti. Tapi Light merasa ini bukan jawabannya.

“Maaf, boleh kuminta seluruh isi sakumu?” pinta Light sekali lagi.

Pria itu tidak punya pilihan. Ia pun mengeluarkan pengenal dalam sakunya. Sebuah pengenal dengan symbol dan tanda FBI dengan nama … Raye Penber.

Death Note 2213

Melihat Light yang masih berbisik-bisik di belakang, si penjahat tidak sabar. Ia lalu menodongkan senpi pada Light. Ada kesempatan, si pria asing berusaha merebut senpi itu, sayang dihalangi Light dan akhirnya gagal. Tapi setelahnya si penjahat menarik pelatuknya justru saat senjata itu ada di depat perutnya. Si penjahat bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri. Tahu ada penembakan, sopir bis menghentikan bis-nya. Ia pun membukakan pintu dan menyuruh seluruh penumpang untuk turun.

Sementara itu Light masih bersandar di kursinya. Jelas kalau ia sangat lega. Apalagi ia tahu siapa nama pria asing yang mengikutinya ini. Justru sikap aneh yang ditunjukkan orang biasa saat terlepas dari bahaya. Dan ini justru semakin menarik perhatian si pria asing, Raye Penber.

“Tepat pukul 5:30,” batin Light sambil melihat pada jam tangannya.

Death Note 2214

Sementara itu Ryuk asyik nangkring di atas bis. Ia membaca isi Death Note yang telah ditulis oleh Light. Osoreda Kiichiro, pada 7 Juli 2015, membawa pistol ke bus, memaksa seorang pelajar untuk mengumpulkan barang bawaan orang-orang, lalu mati menembak perutnya sendiri.

“Persis yang dikatakan Death Note!” Ryuk tertawa puas.

Death Note 2215

Light menuju atap gedung dan bicara seperti biasa dengan Ryuk. Tapi sepertinya ia terluka di bagian bahunya. Ryuk mengomentari soal luka yang dialami Light, padahal tidak ditulis apapun di Death Note.

Light lalu meminta Death Note-nya yang ada di tangan Ryuk. Light mengeluarkan pensilnya, berpikir, “Akan kulenyapkan orang yang menghalangi Kira!” ujar Light yakin. Ia pun mulai menulis. Setelahnya, Light melemparkan buku itu pada Ryuk dan beranjak pergi.

“Apa isinya?” Ryuk yang penasaran membuka Death Note itu sambil duduk bersandar di sisi gedung. Raye Penber mati karena serangan jantung. Pukul 6:30 sore pada 7 Juli 2015, dia akan melapor ke L tentang pembajakan bus…”

Kali ini suara Light yang melanjutkan, Dia bilang pada L mau berhenti dari misi berbahaya ini. Lalu debat dengan L, dan menembaknya dengan pistol yang dia bawa.

Death Note 2216

Seperti rencana, setelah kasus pembajakan bis, si pria asing Raye Penber ini menuju kediaman L. Ia mengeluarkan senpi-nya di depan L.

“Ada sedikit masalah.”

Death Note 2217

Light menuju tempat yang sudah dikatakan oleh si penjaga Misa. Tapi Light heran karena di tempat itu ternyata adalah acara untuk grup lain, bukan grup milik Misa.

Light pun menghubungi si penjaga, Yukida, “Aku sudah di sini, tapi acaranya di mana?”

“Kenapa harus kuberitahu pada seorang penguntit?” ujar si penjaga Yukida di seberang.

Light kaget, “Tidak, kau salah.”

Tapi suara Yukida berubah serius, “Aku selama ini selalu melindungi Misa-Misa. Misa-Misa adalah milikku!” ia lalu mematikan ponselnya.

Light tidak menyangka akan seperti ini. Ia berusaha menghubungi kembali ponsel Yukida, tapi justru tersambung ke mailbox. “Jangan-jangan…Dia orangnya?” gumam Light kemudian.

Death Note 2218

Sebuah mobil berhenti. Sang manager menurunkan Misa di depan gedung itu dan berpesan agar Misa hati-hati dan selalu mengunci pintu karena tidak ingin ada orang aneh yang mendekatinya. Misa naik ke tangga, dan dia sudah ditunggu seseorang, Yukida.

“Selamat datang. Hari ini hampir saja,” ujar Yukida.

Misa kaget, “Kau cuma pengawalku, ‘kan?”

“Ada penguntit. Dia bilang hal aneh. Waktumu tinggal sedikit lagi. Tenang saja. Sudah kuurus dia,” Yukida mencoba menjelaskan. Tapi ia mulai memegang tangan Misa.

Misa yang ketakutan mulai berteriak minta dilepaskan. Tapi Yukida berkeras enggan melepaskan Misa karena merasa dia yang akan melindungi Misa. Misa bahkan sempat mengeluarkan ponselnya dan berniat melapor pada polisi. Tapi belum sempat, Misa yang ada di ujung tangga kehilangan keseimbangan. Misa terjatuh ke bawah tangga.

Yukida tidak menyangka semua akan seperti ini. Ia yang khawatir segera menyusul Misa ke bawah, “Kau tak apa? Misa-Misa? Misa-Misa? Apa yang kulakukan?” Yukida mengguncang tubuh Misa yang tidak bergerak.

Death Note 2219

Hari sudah gelap saat Misa sadar dari pingsannya. Sambil memegangi kepala, Misa ingat jika tadi ia sempat jatuh dari tangga. Misa melihat ke belakang, dan menemukan si penjaga, Yukida tidak bergerak karena luka di kepalanya.

“Kira?” hanya itu yang ada di kepala Misa.

Suara benda terjatuh mengalihkan perhatian Misa. Menyusul setelahnya sehelai bulu putih jatuh di atas benda yang ternyata buku berwarna pink itu. Misa pun mengambil buku itu, dan muncullah sosok putih yang tidak pernah dibayangkannya selama ini.

“Namaku Rem,” ujar sosok putih itu.

Death Note 2220

Light masih merutuki dirinya sendiri yang gagal melindungi Misa. Ponselnya kemudian berbunyi.

“Dengan Yagami Light-san? Hari ini cukup melelahkan, pembajakan bus dan lain-lainnya,” ujar suara di seberang.

Light langsung mengenalinya sebagai L. Ia pun memeriksa jam tangannya. Waktu yang ia tulis tadi di Death Note sudah lewat, tapi ternyata L masih hidup?

Seolah mengerti yang dipikirkan Light, L pun memberikan jawabannya, “Raye Penber yang bersamamu menceritakan semuanya. Tapi,”Raye” bukanlah nama asli. Oh iya, satu hal lagi…Kau Kira, ‘kan, Yagami Light-san…” tembak L tanpa basa-basi

BERSAMBUNG

Sampai jumpa di Death Note episode 03 part 1

Picture and written by Kelana

Posting at www.elangkelana.net

Kelana’s note:

Gimana dengan fan-service di part 1? Semoga nggak ada yang kecewa ya. Sementara itu dulu. Sebenarnya Na pengen nyari BTS drama ini, tapi belum nemu nih. Ada yang tahu fanpage-nya nggak? Biasanya sih kalau banyak pemain muda, maka banyak juga yang posting BTS-nya. Semoga ada deh

About Kelana

fulltime blogger, parttime tentor, dreamer

3 comments

  1. ditunggu lanjutan nya ^^
    semangat…

  2. Pingin donlod deh jdnya, :3 yg jd kira ama misa kyk ketuaan,, hehe

Leave a Reply

Scroll To Top