Home / CN Blue / Fan Fiction – Crying Out

Fan Fiction – Crying Out


Fan Fiction – Crying Out

Author: Elang Kelana
Rating: teen
Genre: heartbroken
Main Cast: CN Blue – Lee Jong Hyun

Still I wake up alone.
Sunshine in my eyes
Coffee keeps me warm
Look at me in the mirror.
As the tears roll down
Laughing at myself
Kupejamkan mata sejanak, menikmati aroma kopi yang masih mengepul dari cangkir yang kupegang di tangan kiriku. Satu teguk, dua teguk … kusesap dan hangatnya perlahan merasuk ke dalam sel-sel tubuhku yang dingin. Ya dingin, tentu saja. Seperti biasa aku masih terbangun sendirian. Menikmati kopi hitam favoritku, sambil memandang ke laut lepas dari jendela kamarku. Setidaknya alam masih bersedia menemaniku, menunjukkan pesonanya dalam diam yang semakin menjeratku ini.
Kalau kau bertanya kenapa aku melakukan ini, setidaknya aku tahu, ini jauh lebih baik daripada membuat orang lain repot mengurus jasadku jika sudah tidak ada nyawa lagi disana. Masih lebih baik menarik diri dari semua hiruk pikuk dan kesibukan di luaran sana. apakah ini yang disebut melarikan diri? Entahkan, aku sendiri tidak peduli.
Kutatap wajah sayuku di cermin yang membisu di pojok ruangan.
Just an empty heart.
What else is in the life?
What’s gone wrong?
I am not sure in my life
Aku masih normal, benar aku masih sangat normal tentunya. Buktinya sampai hari meski aku berniat untuk bunuh diri, tidak satupun hal kulakukan untuk menyakiti diriku sendiri. Aku hanya kesepian dan butuh sendirian.
Kupandangi seonggok gitar di sisi ruangan, bersandar ke dinding. Dulu, dulu sekali, benda berlekuk eksotis dengan deretan senar itu sangat menarik perhatianku. Bahkan kuhabiskan sebagian besar masa sekolahku dulu di tingkat atas dengan memainkan benda itu dan membawanya kemana-mana selagi waktu bebasku. Tentu aku masih sempat mandi dan makan, tidur pun benda itu terbaring di sebelahku. Mungkin kau berpikir jika aku jatuh cinta pada benda itu? Atau bahkan aku sudah menganggapnya sebagai istriku? Lupakan imajinasi konyol ini. Kadang aku memang suka berimajinasi seperti ini.
Crying out my life.
Crying out like a crazy
I don’t know what I can see more.
Nobody knows
Crying out my life.
Crying out like a crazy
I don’t know what I can see more.
Nobody knows
Sudah nyaris seminggu aku bertahan menyendiri di rumah pantai yang cukup terpencil ini. Kutinggalkan hiruk pikuk Seoul yang meriah dan semakin semarak di malam hari. Kutinggalkan teman-teman satu band sekaligus satu asramaku. Saat Min Hyuk atau Yong Hwa-Hyong bertanya, aku hanya menjawab dengan senyuman. Ya, sebuah senyuman hampa. Hanya Jung-Shin, si maknae itu yang menyadari betul apa yang tengah terjadi padaku.
Kalau kau bertanya kenapa, rasanya aku benar-benar berat harus menceritakannya. Bukankah kau punya ponsel pintar? Buka saja, dan kau akan menemukan alasanku seperti ini sebagai trending topik yang dibicarakan banyak orang di luar sana. Untung saja setelah jadwal padat kami tahun kemarin, ada jeda sekitar dua minggu bagi kami untuk beristirahat sejanak. Yong Hwa-Hyong pasti menyempatkan pulang ke rumahnya. Diam-diam dia masih sangat anak-mami, meski di luar dia adalah sosok leader sekaligus kakak bagi kami. Lalu Min Hyuk dan Jung Shin, mereka jelas punya kesibukan sendiri, dan tidak akan kuceritakan disini.
Still I stand here alone.
Always in the dark
Calm all around me
Nobody beside me.
Like a blast of wind
All are passing by me
Kosong, benar-benar kosong. Aku memilih menyendiri untuk meredakan semua gemuruh dalam hatiku. Tapi jika kuingat lagi, ini justru membuatku semakin tertatih. Apakah keputusanku untuk menyendiri adalah sebuah kekeliruan? Aku tidak menampik jika alkohol bisa sedikit mengalihkan perhatianku. Tapi aku lebih memilih tidak menenggaknya. Aku masih menginginkan otakku berpikir normal, tidak dibawah pengaruh alkohol yang bisa membuatku bertindak semakin tidak masuk akal.
Ah ya, benar. Kau pasti berpikir aku aneh. Di satu sisi, aku benar-benar ingin melakukannya. Melupakan semua yang ada di dalam hatiku sekarang ini. Gemuruh yang ada di dadaku sekarang ini. Tapi, entah kenapa, egoku yang lain menantangku untuk tetap bersikap wajar dan waras. Benar, waras.
Gelap dan kosong, itu yang sering kualami. Entah kenapa. Meski di sekelilingku mereka tersenyum, tapi aku tidak bisa menampik kenyataan jika kekosongan ini terus menggerogoti hatiku. Meski awalnya dulu itu hanya lelucon anak-anak lain, tapi lama kelamaan lelucon itu pun masuk ke dalam hatiku. Dan kini, saat semua lelucon itu sudah bosan mereka lakonkan untuk menggodaku, aku merasakan kehilangan yang sangat.
Just an empty heart.
It makes me lose my mind
What’s gone wrong?
I am not sure in my life
Benar. Aku harus tetap waras. Apapun yang terjadi. Biar terdengar egois dan nekat. Tapi ini hidupku. Apapun yang terjadi, aku harus tetap melanjutkannya. Bukan demi orang lain, bukan pula demi fans yang rela menunggu kembalinya diriku di Seoul sana. Tapi, demi diriku sendiri, demi hidup yang sudah kuraih hingga sejauh ini.
Terdengar melow memang. Atau mungkin mirip dengan wanita? Tapi kepalaku masih memaksaku untuk bersikap selogis mungkin, dan mengesampingkan semua ego serta perasaan. Bukankah ini hidup yang kupilih sejak beberapa tahun silam? Menjadi pusat perhatian dan kehilangan separuh area pribadiku? Aku tahu konsekuensinya dan aku harus siap dengannya. Bukankah itu dulu yang kukatakan saat aku mengatakan ‘iya’ dan membubuhkan tanda tanganku di atas kertas kontrak, di depan CEO-nim?
All I Know, that is life…
Still I sleep here alone.
It’s same as always
Another day done
Kuletakkan cangkir kopiku, lalu beranjak membasuh wajahku. Air mata dan apapun yang ada di wajah ini harus segera kuhapuskan. Gitar yang bersandar di dinding pun seolah tersenyum menyambutku, pemiliknya yang akan segera memeluknya lagi. Segera, setelah mengepak beberapa lembar pakaian yang kubawa ke tempat ini, segera kupacu mobilku. Kali ini tujuanku sudah jelas, kembali ke Seoul. Kembali membangun mimpiku. Kembali ke kehidupan nyata yang tidak lagi sekedar angan. Patah hati, bukankah itu hal yang biasa terjadi? Dan bisa terjadi pada semua orang?
Kubuka kaca mobil di samping kemudi. Semilir angin membelai wajahku yang baru saja tersapu air, dingin dan segar. Jadi, seperti ini rasanya bebas? Tanpa sadar, kudendangkan nada-nada sambil sesekali berhenti di sisi jalan. Ya, aku menyetir sambil menuliskan not-not di partitur yang sengaja kuletakkan di kursi yang ada di sampingku.
Crying Out
Tanpa sadar, sebuah lagu lengkap dengan syairnya sudang lengkap tercipta saat aku kembali singgah di studio. Selamat kembali, Seoul, sapaku pada gedung di depanku. Aku berharap, semua akan kembali seperti semula dan baik-baik saja.
Setelah memarkir mobil, sempat kutengok sejenak ponselku. Trending topik disana masih sama seperti beberapa hari yang lalu.
Dikonfirmasi, SNSD-Yuna adalah kekasih aktor Lee Seung Gi.
Dan aku … hanyalah pengagum rahasianya.
Kelana’s note :
Sekali lagi Kelana tegaskan kalau fan-fiction ini adalah fiksi. Kelana sengaja mengambil tema Lee Jong Hyun-Yuna couple yang pernah booming beberapa waktu yang lalu. Kelana mengambil sudut pandang Lee Jong Hyun yang ternyata menaruh hati pada Yuna, tapi tidak bisa mengungkapkannya. Dan Jong Hyun semakin patah hati saat tahu jika Yuna sekarang menjadi kekasih Lee Seung Gi. Patah hati ini yang kemudian menginspirasi Jong Hyun menciptakan lagu Crying Out. Sekali lagi ini fiksi. Kelana hanya terinspirasi oleh lagu Crying Out yang sangat menyentuh hati dan melow.
Maaf juga jika penggambaran karakter Jong Hyun tidak kuat. Kelana mencoba menggali sisi lembuat Jong Hyun disini, yang frustasi tapi tetap berusaha untuk logis. Maaf juga kalau terlalu feminim, hahaha karena biasanya cowok lebih nekat dan menanggalkan logika jika menyangkut masalah cinta.

About Kelana

fulltime blogger, parttime tentor, dreamer

14 comments

  1. postingan iseng di nyaris tengah malam <br>^_^<br>kekekeke

  2. Ah… Jd ikut merasakan gmn galau x jong hyun<br>ah klana memang memiliki bakat coba klo<br>na bikin sinopsis buat d filmin d negara kita<br>pasti acara persinetronan lyr kc ngri ni smakin <br>semarak g monoton dgn tma itu itu z<br><br>suka sm lagu x. Crying out . Sk sm panfik x<br>wi jg sk sm tulisan klana.. <br>BTW lagu x <br>lee seung gi yg return jg penuh makna <br><br>makasih fan pik x na<br

    • tiwiiiiiiiiii<br>peluk+cium<br>duh, kelana kira km menghilang kmn<br>gmn kbar? semoga baik ya<br>psti tambah kesibukan di rumah ya, hehehe<br>maaf deh, kelana ga berniat ganggu<br><br>fan-fic ini cuma iseng kq<br>ya, siapa tau suatu saat nanti kelana bisa punya buku solo, dan bisa jdi movie<br>hehehehe #amin<br>

    • Pg na<br>alhmdulilah kbr wi baik&quot; sj<br>btw kbr na sndri gmn nih?<br>Acara pa lg nih yg mau d lakuin d akhir pkan?<br>Oia lupa gmn kemarin jln&quot; k jogja x<br>seru kah?<br>Menyenangkan kah?<br>Ato bnyak hal yg d luar prediksi<br>hahai<br><br>have u enjoy your time<br><br>tiwi

  3. Pg na<br>gmn kbr x?<br>Klo wi alhmdulilah baik.<br><br>Udah akhir plan lg nih<br>renca x mw ngapain nih?<br>Ooa na blom crt lo<br>gmn perjlan x k jogja<br>menyenangkan kah?<br>Seri kah?<br>Ato d luar prediksi?<br><br>Btw hira kmn y?<br>Ko jrng nonggol?<br><br>Tiwi

    • hi tiwi<br>belakangan daya tahan tubuh kelana rendah bgt<br>kmrn k dokter, katanya ad gejala tipes, jdi msti bedrest nih<br>heu heu<br>smoga ga jdi tipes deh<br><br>hahaha, ke jogja ya<br>tadinya janjian sm temen dr jakarta buat ketemuan, eh ternyata dia smpe jogja sore<br>jdi kelana cm ketemu temen yg dri kebumen trus balik lagi ke solo<br>jogja tetep asyik donk, mski panas ampuuuun deh<br>

    • hai wi, sy hadir kekeke…<br>komen sy bnyk d page blkng wi, lg nyari2 muvi en drama yg blm dtonton, u page dpn, komen sy titipin k tiwi aj^^ ngikut deh ap kt tiwi.

    • tu hira ud absen, tiwi<br>hihihihihi

    • Kirain pada kmana..<br>Oh ternyata hira ada toh..<br><br>Klo d sni yg tipes biasa d kasihair rebusan<br>cacing sm jus jambu biji<br><br>Cpet smbuh na..<br>Jgn terlalu kecapean<br>minum obt x scra teratur<br>#udh d kasih tw sm dokter<br><br>ppkonya cpet smbuh biar<br>kita bs tambah seru liat postingan klna yg baru&quot;<br><br>

    • klo air rebusan cacing, pernah denger<br>tpi klo jus jambu biji it bukannya buat DB ya?<br>meski gejala awalnya mirip, DB sm tipes, punya obat yg berlawanan, jdi klo kena dua2nya msti disembuhin dlu salah satu<br><br>iya nih, emg lgi disuruh rehat dlu<br>dua hari bolos dri bimbel<br>hahaha<br>akhirnya merasakan yg namanya tidur siang<br>biasanya ga pernah sm sekali<br>ya smoga aj ga jdi tipes

    • Kt x mw bedrest<br>ko mlh ketik&quot; ktik keyboard sih<br>tdur x yg total jgn lupa mkn<br>tp klo g slhmkn x hrus bubur. G boleh mkn buah<br>yg mengandung kdar vit.c tinggi…<br>Bnyakin minum air..<br><br>

    • ya bu dokter<br>#angguk2<br>^_^<br>

    • Mf mlh jd crmhin nana y<br><br>get well sopn girl

    • ga pa2 donk tiwi<br>tenang aj, kelana suka kq ad yg perhatian<br>cieeeeeeee<br>awas yg di belakangmu cemburu tuh<br>xixixixixi

Leave a Reply

Scroll To Top